Nah, buat masyarakat yang mungkin masih ragu, Kapolri beri jaminan tegas. Perlindungan identitas dan keamanan bagi para pemberi informasi dijanjikan bakal ketat. "Kita akan berikan jaminan perlindungan penuh," tegasnya.
Di lapangan, kerja sudah berjalan. Mabes Polri dan Polda Metro Jaya dikerahkan. Sigit juga berjanji bakal buka-bukaan soal perkembangan kasus. Tidak ada yang ditutup-tutupi.
"Nanti, secara rutin, setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi, akan kita informasikan ke publik," jelasnya. "Bisa lewat posko pengaduan atau Humas Polri."
Kasusnya sendiri keji. Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat, Kamis malam lalu. Kondisinya parah luka bakarnya mencapai 24 persen. Sementara itu, polisi masih memburu dua pelaku yang terlihat jelas di CCTV. Mereka berboncengan motor, lalu menghilang entah ke mana.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak Naik 1,3%, Pengelola Beri Diskon 30%
Antrean 36 Kilometer Hantui Pemudik di Jalur Menuju Pelabuhan Gilimanuk
Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik di Terminal Purabaya, Pantau Lonjakan Penumpang 30 Persen
Polisi Amankan Konvoi Remaja dan Petasan di Jakarta Barat Jelang Ramadan