Jabatan Kepala Staf Teritorial TNI, yang sempat hilang puluhan tahun lalu, kini muncul kembali. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi menunjuk Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi untuk mendudukinya. Langkah ini langsung memantik pertanyaan: apa sebenarnya yang ingin dicapai?
Menurut penjelasan Mabes TNI, pembentukan kembali posisi ini tak lain adalah upaya agar institusi bersenjata itu tetap lincah. "Organisasi TNI harus adaptif," begitu kira-kira alasannya. Dinamika tantangan ke depan dinilai membutuhkan penyesuaian struktur.
Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, sang Kepala Pusat Penerangan, memberi penjelasan lebih detail. Tugas Kaster, katanya, adalah membantu Panglima.
Intinya, posisi ini diharapkan bisa menjadi penguat hubungan TNI dengan masyarakat. Kemanunggalan, istilah yang sering digaungkan, menjadi tujuan utamanya.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Teknologi Canggih untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
Ketua Komisi III DPR Desak Negara Tanggung Biaya Pengobatan dan Lindungi Aktivis Andrie Yunus
Kim Jong Un Ajak Putri Saksikan Peluncuran Rudal, Sebut Ancaman untuk AS dan Korsel
Kapolri Bentuk Posko Khusus dan Janjikan Perlindungan Saksi Kasus Penyiraman Aktivis KontraS