"Patroli kami gelar untuk menghindari pesta miras, tindak kriminalitas seperti pencurian, sampai aksi tawuran dan balap liar," imbuh Desi menjelaskan.
Di sisi lain, bukan hanya tindakan represif yang dilakukan. Dalam kesempatan itu, polisi juga aktif menyapa warga. Mereka memberikan informasi tentang layanan darurat 110 dan mengimbau para pemuda yang berkumpul agar tidak pulang terlalu larut malam. Semua ini bagian dari pendekatan yang lebih humanis.
"Ini upaya kami menegakkan hukum terkait pelanggaran Kamtibmas dan penyalahgunaan miras atau narkoba," bebernya lagi.
Rupanya, patroli semacam ini akan jadi menu rutin setiap malam sepanjang bulan Ramadan. Kapolsek pun berpesan, masyarakat yang melihat hal mencurigakan atau gangguan keamanan agar segera melapor.
"Ini komitmen kami untuk menjaga ketertiban. Patroli akan terus dilakukan, dan tindakan tegas tetap dijalankan, terutama untuk kasus penyalahgunaan miras oleh anak di bawah umur," pungkas Desi menegaskan.
Artikel Terkait
Real Madrid Hantam Elche 4-1, Tekan Barcelona di Puncak Klasemen
Depok Liburkan CFD Dua Minggu Sambut Idulfitri
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp25.000 per Gram
TNI Hidupkan Kembali Jabatan Kepala Staf Teritorial Setelah 25 Tahun