KPK Tersendat Usut Korupsi Makanan Bayi dan Ibu Hamil Akibat Barang Bukti Hilang

- Minggu, 15 Maret 2026 | 02:10 WIB
KPK Tersendat Usut Korupsi Makanan Bayi dan Ibu Hamil Akibat Barang Bukti Hilang

Biskuit untuk bayi yang seharusnya kaya nutrisi, justru isinya lebih banyak gula dan tepung. Premiks campuran vitamin dan mineral juga dikurangi takarannya.

"Alhasil, kualitas gizinya jatuh. Harganya pun jadi lebih murah, tentu saja," tambah Asep.

Dampaknya dua kali lipat: negara dirugikan, dan para ibu hamil yang menerima bantuan tak merasakan manfaatnya. Masalah stunting tak teratasi, bahkan kesehatan ibu bisa terancam.

"Yang stunting tetap stunting. Ibu hamil juga jadi rentan. Kami sedang pertimbangkan untuk naikkan status ke penyidikan," ucapnya.

Berdasarkan informasi, penyelidikan kasus yang diduga terjadi antara 2016 hingga 2020 ini sudah berjalan sejak awal 2024. Namun sampai sekarang, KPK masih tutup rapat soal detail perkara. Asep menegaskan, semua masih dalam tahap penyelidikan awal.

"Statusnya masih lidik," tegasnya singkat.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar