Menyambut arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, BPBD Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tak mau lengah. Daerah mereka dikenal rawan bencana, terutama banjir dan tanah longsor. Makanya, kesiapsiagaan ditingkatkan.
Berbagai peralatan sudah disiagakan. Mulai dari perahu karet, mesin pemotong kayu, hingga alat berat. Semua itu siap dioperasikan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Di sisi lain, tak cuma peralatan. Personel juga dikerahkan penuh. Sekitar 30 anggota BPBD Agam akan berjaga selama periode Idul Fitri 1447 H ini.
Mereka dibagi dan ditempatkan di beberapa titik strategis. Seperti di pos pemantauan, pos pengamanan, dan tentu saja, markas komando BPBD Agam sendiri. Tujuannya jelas: memastikan respons yang cepat jika terjadi sesuatu.
Langkah ini diambil sebagai antisipasi. Mengingat cuaca ekstrem masih sering melanda, kewaspadaan memang harus jadi prioritas utama.
Artikel Terkait
Pemerintah Buka Ruas Tol Baru Gratis untuk Lancarkan Arus Mudik Lebaran
PKB Tegaskan Tak Intervensi Kasus OTT Bupati Cilacap
BMKG Peringatkan Potensi Hujan dan Petir di Sejumlah Kota Jelang Mudik Lebaran 2026
Kemendikdasmen dan Kemenpora Sepakat Perkuat Olahraga dan Karakter Pelajar