"Tadi berlarian ke parkir dan lahan terbuka. Karena atap juga bergemuruh. Takutnya ambruk," ceritanya lagi.
Laporan dari lapangan memang masih dikumpulkan. Di sisi lain, Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih memantau dan mencari informasi soal dampak gempa ini.
Ada empat kecamatan yang jadi perhatian utama. Wilayah-wilayah itu berbatasan langsung dengan Kota Sukabumi, tempat pusat gempa berada.
"Kami masih tunggu laporan ada yang terdampak atau tidak, terutama di Kecamatan Gekbrong, Warungkondang, Campaka, dan Takokak. Itu berbatasan langsung dengan pusat gempa," pungkas Asep.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa. Masyarakat diimbau tetap tenang, namun waspada terhadap potensi gempa susulan.
Artikel Terkait
Netizen Indonesia Ramai-ramai Menjodohkan Barron Trump dengan Putri Kim Jong-un
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Pekan Depan
Chelsea Tumbang di Stamford Bridge, Newcastle Amankan Tiga Poin
Polisi Fasilitasi Balap Lari Dini Hari di Stadion Pakansari untuk Wadahi Energi Anak Muda Ramadan