Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, seorang aktivis dari KontraS, mendapat perhatian serius dari pucuk pimpinan Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri yang memberikan atensi khusus, menekankan agar kasus ini diungkap tuntas. Janji itu disampaikan langsung oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, dari Mabes Polri di Jakarta Selatan, Jumat lalu.
Meski penanganan sehari-hari ada di bawah wewenang Polres Jakarta Pusat, Isir menegaskan bahwa dukungan penuh dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Mabes Polri siap mengawal prosesnya. “Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini,” kata Isir.
“Penanganan yang ada di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dilakukan backup, baik oleh Polda Metro Jaya maupun Bareskrim Mabes Polri,” lanjutnya.
Dia memastikan penyelidikan berjalan profesional dengan pendekatan ilmiah atau crime science investigation. Tak main-main, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. “Saksi yang di-interview adalah yang bersama-sama dengan pihak korban, yang menolong korban,” tutur Isir.
Di sisi lain, kepolisian juga menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa Andrie Yunus. Mereka berharap korban bisa segera pulih dan kembali beraktivitas.
Artikel Terkait
Antrean Motor Pemudik Padati Pelabuhan Ciwandan pada Malam Hari
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Terasa, Tiket H-4 di Stasiun Gambir Laku 50.000
KPK Tangkap Dua Bupati Terkait Dugaan Pemerasan THR Jelang Lebaran
Chelsea Hadapi Newcastle di Stamford Bridge, Perburuan Poin Penting di Liga Inggris