Dari Gadog, perjalanan berlanjut ke Pos Pelayanan atau Posyan Gunung Mas. Fokus di sini agak berbeda. Tim mengecek optimalisasi rest area yang akan jadi tempat transit kendaraan saat rekayasa lalu lintas satu arah diterapkan. Menurut pengamatan di lapangan, langkah Polres Bogor yang menyelipkan dukungan bagi UMKM lokal di sekitar pos mendapat apresiasi. Jadi, tak cuma soal kelancaran, tapi juga memberi dampak ekonomi bagi warga setempat.
Mengenai pentingnya peninjauan ini, AKBP Wikha Ardilestanto memberikan penjelasan.
"Pengecekan di dua lokasi strategis ini sangat penting karena Gadog dan Gunung Mas adalah kunci pengelolaan arus di jalur Puncak. Kami memastikan seluruh sarana pendukung dan personel dalam kondisi siap siaga untuk memberikan rasa aman kepada pemudik maupun wisatawan," ujarnya.
Secara keseluruhan, tim Stamaops menilai persiapan infrastruktur dan manajemen operasional Polres Bogor sudah baik. Sinergi antara pusat komando di Gadog dan titik pelayanan di Gunung Mas diharapkan menjadi tulang punggung untuk menjaga kamseltibcarlantas. Harapannya, Operasi Ketupat 2026 bisa berjalan lancar, aman, dan nyaman untuk semua.
Artikel Terkait
Chelsea Hadapi Newcastle di Stamford Bridge, Perburuan Poin Penting di Liga Inggris
KPK Beberkan Modus THR Bupati Cilacap yang Picu Ijon Proyek
Program Makan Bergizi Gratis Buka Peluang Kerja dan Wujudkan Impian Penyandang Disabilitas di Sukoharjo
KPK Bongkar Goodie Bag THR Rp 20-100 Juta dari Bupati Cilacap, Target Setoran Rp 750 Juta