Meski begitu, polisi sudah punya perkiraan. Puncak kepadatan diprediksi bakal terjadi pada 18 Maret nanti. Bahkan, malam sebelumnya pun kemungkinan arus sudah mulai mengental. Nagreg kan memang langganan macet, apalagi di titik-titik seperti kawasan pabrik Limbangan atau Pasar Limbangan. Jalur tanjakannya yang curam juga sering bikin kendaraan ngos-ngosan dan antre.
Tak lupa, Kadungora juga jadi titik perhatian. Jalan menanjak dan persimpangan ramai di sana rawan menimbulkan kemacetan beruntun.
Untuk mengatasi itu, sejumlah skenario sudah disiapkan. Polisi akan terapkan one way situasional jika arus dari Bandung atau Tasikmalaya membludak ke Limbangan. Semua demi agar perjalanan pemudik tetap bisa bergerak, meski pelan.
Di sisi lain, cuaca turut jadi faktor yang perlu diwaspadai. Sejak H-7 mudik, hujan deras dan petir mengguyur wilayah Garut dengan suhu sekitar 25 derajat Celsius. Imbauannya jelas: pengendara harus ekstra hati-hati, jaga jarak, dan persiapkan kendaraan sebaik mungkin sebelum menerobos jalur yang terkenal menantang ini.
Jadi, buat yang belum berangkat, masih ada waktu. Tapi bersiaplah; jalanan yang sekarang masih lengang, beberapa hari lagi bisa berubah total.
Artikel Terkait
Antrean Motor Padati Pelabuhan Ciwandan, Merak dan Bakauheni Masih Lengang
MA Kukuhkan Vonis 6 Tahun Penjara untuk Nikita Mirzani
Gubernur Anung Imbau Warga Gunakan Angkutan Umum ke Taman Bendera Pusaka
KPK Beberkan Modus Pemerasan THR Bupati Cilacap yang Berulang Sejak 2025