Washington kembali memperkuat cengkeramannya di Timur Tengah. Kali ini, dengan mengirimkan ribuan Marinir dan sejumlah kapal perang tambahan ke kawasan itu. Langkah ini jelas-jelas dimaksudkan untuk memperbesar kekuatan tempur mereka, seiring dengan intensifikasi serangan gabungan AS dan Israel yang terus dilancarkan terhadap Iran.
Menurut laporan AFP dan Al Arabiya yang dirilis Sabtu lalu, Pentagon sudah memberi lampu hijau. Mereka menyetujui pengerahan sebuah Unit Ekspedisi Marinir atau MEU satu kekuatan tempur laut yang biasanya terdiri dari ribuan prajurit dan beberapa kapal perang.
Nah, unit yang akan dikirim ini konon berasal dari kawasan Indo-Pasifik. Jadi, bukan sekadar tambahan personel biasa. Mereka membawa serta kapal-kapal amfibi dan sejumlah jet tempur. Sebuah perpindahan kekuatan yang cukup signifikan.
“Permintaan tambahan pasukan ini diajukan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM),” begitu laporan Wall Street Journal mengungkap, mengutip sejumlah pejabat yang mengetahui rencana tersebut.
Artikel Terkait
Wakapolri Apresiasi Inovasi Motor Senyam untuk Pengamanan Mudik di Rest Area Japek
Arus Mudik Nagreg-Garut Masih Lancar, Puncak Diprediksi 18 Maret
Kapolda Metro Jaya Tinjau Arus Mudik di Pulo Gebang, Jumlah Penumpang Turun
Jateng Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Jelang Mudik Lebaran 2026