AS Kerahkan Ribuan Marinir dan Kapal Perang Tambahan ke Timur Tengah

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:30 WIB
AS Kerahkan Ribuan Marinir dan Kapal Perang Tambahan ke Timur Tengah

Washington kembali memperkuat cengkeramannya di Timur Tengah. Kali ini, dengan mengirimkan ribuan Marinir dan sejumlah kapal perang tambahan ke kawasan itu. Langkah ini jelas-jelas dimaksudkan untuk memperbesar kekuatan tempur mereka, seiring dengan intensifikasi serangan gabungan AS dan Israel yang terus dilancarkan terhadap Iran.

Menurut laporan AFP dan Al Arabiya yang dirilis Sabtu lalu, Pentagon sudah memberi lampu hijau. Mereka menyetujui pengerahan sebuah Unit Ekspedisi Marinir atau MEU satu kekuatan tempur laut yang biasanya terdiri dari ribuan prajurit dan beberapa kapal perang.

Nah, unit yang akan dikirim ini konon berasal dari kawasan Indo-Pasifik. Jadi, bukan sekadar tambahan personel biasa. Mereka membawa serta kapal-kapal amfibi dan sejumlah jet tempur. Sebuah perpindahan kekuatan yang cukup signifikan.

“Permintaan tambahan pasukan ini diajukan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM),” begitu laporan Wall Street Journal mengungkap, mengutip sejumlah pejabat yang mengetahui rencana tersebut.

Permintaan itu, kata WSJ, akhirnya disetujui oleh Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.

Sebenarnya, pasukan Marinir sudah ada di sana untuk operasi melawan Iran. Tapi rupanya, itu belum dianggap cukup. Sebuah ARG/MEU pada umumnya berisi sekitar 2.500 Marinir dan 2.500 pelaut. Kekuatan yang solid.

Dan tampaknya, sebagian dari mereka sudah dalam perjalanan. Kapal perang USS Tripoli yang berbasis di Jepang, beserta Marinir yang mengawalnya, disebut-sebut sedang menuju ke Timur Tengah. Sebuah pergerakan yang mengisyaratkan situasi yang semakin memanas.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar