Dindin berharap kehadiran ruas tol ini bisa benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat. Terutama untuk mempermudah perjalanan pulang kampung saat hari raya.
Di lapangan, sejumlah persiapan juga sudah disiagakan. Hamawas bersama Dishub dan Satlantas Polres setempat mendirikan posko pelayanan. Armada siaga pun disiapkan, total 38 unit yang terdiri dari mobil derek, patroli, rescue, sampai ambulans. Semua untuk mengantisipasi keadaan darurat.
Terakhir, ada imbauan penting untuk pengendara. Patuhi aturan kecepatan, minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam. Bahu jalan hanya untuk darurat. Jika menemui masalah atau tindak kejahatan di jalan tol, masyarakat bisa menghubungi Call Centre Kutepat di 62 812 9595 3536.
Mudik tahun depan, mungkin perjalanan akan terasa sedikit lebih ringan.
Artikel Terkait
Satgas PRR: 110 Huntap Korban Bencana Sumatera Telah Rampung, Ribuan Unit Masih Dikerjakan
KPK Tangkap 8 Pejabat Saat Ramadan, Puasa Gagal Jinakkan Libido Dominandi?
DLH DKI Kerahkan 3.000 Petugas Antisipasi Lonjakan Sampah Saat Lebaran
Sidang Isbat 19 Maret 2026 Tetapkan Kepastian Lebaran, Potensi Beda dengan Muhammadiyah