Di sisi lain, antusiasme peserta ternyata cukup menggembirakan. Dekananto menuturkan, total ada 1.778 orang yang mendaftar. Malam finalnya sendiri diramaikan oleh 195 peserta, dengan rincian 181 pria dan 14 wanita.
Bagi institusi kepolisian, acara ini bukan sekadar ajang lomba. Lebih dari itu, ia menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya dengan generasi muda. Dekananto pun mengajak semua peserta untuk menikmati perlombaan dengan semangat tinggi, tentu saja tanpa melupakan sportivitas.
Harapannya sederhana tapi penting. Ia berharap Night Run dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026 ini bisa berjalan aman, tertib, dan lancar. Yang tak kalah penting, meninggalkan kesan baik bagi setiap peserta dan masyarakat yang menyaksikan.
Jadi, lewat langkah-langkah kaki di lintasan malam itu, polisi berusaha membangun dialog yang lebih hangat. Bukan dengan kata-kata, tapi dengan aksi nyata di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Wakapolri Apresiasi Inovasi Motor Senyam untuk Pengamanan Mudik di Rest Area Japek
Arus Mudik Nagreg-Garut Masih Lancar, Puncak Diprediksi 18 Maret
Kapolda Metro Jaya Tinjau Arus Mudik di Pulo Gebang, Jumlah Penumpang Turun
Jateng Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Jelang Mudik Lebaran 2026