Suara ledakan mengguncang Doha pagi ini. Langit di atas pusat kota tiba-tiba ramai dengan aktivitas pesawat tempur yang berusaha menembak jatuh sejumlah proyektil. Situasi ini terjadi setelah Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan evakuasi di sejumlah titik vital ibukota.
Menurut saksi mata yang dihubungi AFP, Sabtu (14/3/2026), setidaknya dua rudal berhasil dihadang oleh pesawat pencegat. Serangan ini sepertinya bagian dari gelombang baru kampanye udara Iran yang menyasar negara-negara Teluk. Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa.
Kementerian Pertahanan Qatar sendiri dengan tegas menyatakan pasukannya telah "mencegat serangan rudal yang menargetkan Negara Qatar".
Namun begitu, suasana di lapangan cukup mencekam. Warga di distrik Musheireb, jantung kota Doha, mendapat pesan darurat di ponsel mereka. Isinya singkat tapi menegangkan: mereka diminta segera meninggalkan area dan mencari tempat aman terdekat. "Ini tindakan pencegahan sementara," begitu bunyi pesannya.
Artikel Terkait
IIMS 2026 Cetak Transaksi Rp9,5 Triliun, Lampaui Target
Menteri Perdagangan Soroti Peran Swasta untuk Dongkrak Ekspor Jasa Indonesia
Mobil Tertabrak KRL di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Parungpanjang, Satu Orang Terluka
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Tunaikan Zakat di BAZNAS Sebelum Sidang Kabinet