Malam Jumat di Parungpanjang, Bogor, berakhir dengan suara benturan keras. Sebuah mobil tertabrak kereta komuter (KRL) tepat di perlintasan rel. Kejadiannya sekitar wilayah Kecamatan Parungpanjang itu langsung membuat suasana mencekam.
Kapolsek setempat, Kompol M Taufik, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi pada Jumat (13/3) malam. "Iya betul (kejadiannya), satu orang (terluka)," ujar Taufik ketika dikonfirmasi pada Sabtu (14/3/2026).
Korban luka itu, sayangnya, belum bisa dipastikan apakah sang pengemudi atau salah seorang penumpang. Polisi masih mendalami semuanya.
Yang jelas, mobil itu membawa empat orang termasuk sopir. Untungnya, tidak ada korban jiwa. Meski begitu, situasinya cukup serius. "Mobil lumayan 40% kerusakan," imbuh Taufik.
Lokasi kejadian rupanya adalah perlintasan tanpa palang pintu. Sebuah titik yang seringkali dianggap sepi namun menyimpan risiko besar.
Sementara informasi awal yang berhasil dihimpun, mobil tersebut melaju dari arah Parungpanjang menuju Cilejit. Nah, di saat yang bersamaan, KRL datang dari arah sebaliknya, yaitu dari Cilejit menuju Parungpanjang. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Sampai sekarang, kronologi pastinya masih diselidiki. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan merangkai setiap detail kejadian untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi malam itu.
Artikel Terkait
Prabowo Targetkan Banyumas dan Jateng Bebas Sampah pada 2028 Usai Tinjau TPST Sederhana yang Efektif
Korban Kecelakaan KA di Bekasi Terjepit 10 Jam, Sempat Telepon Keluarga Minta Tolong Sambil Menangis
Menteri Koperasi Resmikan SPBUN Berbasis Koperasi di Aceh Selatan untuk Dorong Keadilan Energi Nelayan
SK Gubernur Kaltim Bermasalah: Berlaku Surut Sejak Januari, Baru Ditandatangani Februari, Advokat Minta Pembatalan