Lalu, apa saja potensi yang dimiliki Indonesia? Ternyata banyak sekali. Presiden menyebut bahan bakar nabati dari kelapa sawit, singkong, dan jagung. Selain itu, masih ada panas bumi dan tenaga air yang potensinya sangat besar.
Salah satu rencana konkretnya adalah pembangunan tenaga surya. Pemerintah menargetkan kapasitas hingga 100 GigaWatt (GW) dalam dua tahun ke depan. Untuk proyek ambisius itu, dibutuhkan lahan sekitar 100 ribu hektare, yang sebagian sudah teridentifikasi.
Tak cuma energi terbarukan, kabar baik juga datang dari sektor migas. Presiden menyebut penemuan ladang gas raksasa di Andaman, lepas pantai utara Aceh, yang akan segera dikerjakan. Belum lagi ladang Masela yang juga menunggu untuk dibuka. Semua ini, diyakini Prabowo, akan memperkuat ketahanan energi nasional.
Artikel Terkait
Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Minyak Iran di Pulau Kharg
Empat Wakil Indonesia Lolos ke Semifinal Swiss Open 2026
Torino Hajar Parma 4-1 dalam Lanjutan Serie A
Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Restorative Justice dan Akui Dokumen Asli