Harga Emas Antam Turun Rp 45.000 per Gram Setelah Dua Hari Melesat

- Kamis, 12 Maret 2026 | 11:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp 45.000 per Gram Setelah Dua Hari Melesat

Jakarta – Setelah dua hari berturut-turut melesat, harga emas batangan Antam akhirnya ambil jeda. Pada Kamis, 12 Maret 2026, logam mulia itu terkoreksi. Tercatat, emas 24 karat turun Rp 45.000 per gram, sehingga posisinya sekarang berada di angka Rp 3.042.000 per gram.

Kalau lihat data dari Logam Mulia, untuk ukuran terkecil 0,5 gram harganya Rp 1.571.000. Sementara itu, emas 10 gram dibanderol Rp 29.915.000. Nah, untuk yang paling gede, 1 kilogram atau 1.000 gram, harganya tembus Rp 2,98 miliar lebih.

Pergerakan emas Antam sebenarnya masih cukup fluktuatif. Dalam sepekan terakhir, harganya bergerak di kisaran Rp 3,004 juta sampai Rp 3,087 juta per gram. Kalau ditarik lebih panjang, dalam sebulan terakhir volatilitasnya lebih tinggi lagi, yaitu antara Rp 2,878 juta hingga Rp 3,135 juta per gram.

Di sisi lain, harga buyback alias harga jual kembali ke Antam juga ikut merosot. Perusahaan menetapkan angka buyback di Rp 2.804.000 per gram, turun Rp 43.000 dari posisi hari sebelumnya.

Perlu diingat, untuk transaksi buyback di atas Rp 10 juta, ada ketentuan pajaknya. Sesuai PMK Nomor 81 Tahun 2024, transaksi tersebut dikenakan PPh 22 sebesar 1,5%. Potongan ini langsung berlaku saat transaksi dilakukan.

Berikut rincian lengkap harga emas Antam per Kamis ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.571.000
  • 1 gram: Rp 3.042.000
  • 2 gram: Rp 6.024.000
  • 3 gram: Rp 9.011.000
  • 5 gram: Rp 14.985.000
  • 10 gram: Rp 29.915.000
  • 25 gram: Rp 74.662.000
  • 50 gram: Rp 149.245.000
  • 100 gram: Rp 298.412.000
  • 250 gram: Rp 745.765.000
  • 500 gram: Rp 1.491.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.982.600.000

Begitulah kondisi pasar emas Antam hari ini, dari yang paling kecil sampai yang satu kilogram. Kira-kira, tren turun ini bakal berlanjut atau cuma jeda sebentar sebelum naik lagi? Kita lihat saja perkembangannya besok.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar