Perkembangan kasus ini sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda serius sejak beberapa waktu lalu. Di awal pekan, tepatnya Kamis (5/3), penyidik telah menyita lima unit mobil dari kantor pusat Bea Cukai di Jakarta.
"Terkait dengan perkara Bea Cukai, awal pekan ini penyidik melakukan penyitaan lima unit kendaraan roda empat," jelas Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan.
Mobil-mobil itu, lanjutnya, punya dua titik masalah. Pertama, diduga kuat diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi. Kedua, kendaraan tersebut rupanya dipakai untuk mendukung operasional para pelaku selama kasus ini berlangsung.
Penyitaan aset dan pemeriksaan terhadap para direktur ini tentu mengindikasikan bahwa penyelidikan KPK sedang masuk ke tahap yang lebih mendalam. Kasus di sektor kepabeanan, yang selalu rawan, kembali menyita perhatian publik.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Indonesia pada Maret 2026
Presiden Prabowo Hadiri Perayaan HUT Pertama Danantara
Anggota MPR Siti Mukaromah Ajak Perempuan Banyumas Perkuat Empat Pilar dan Peran di Keluarga
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap, Sita Uang Rp 757 Juta