Di sisi lain, pengendara sepeda motor yang jumlahnya 8,65 juta orang biasanya mengambil jalur alternatif. Pilihan ini berpotensi meningkatkan kepadatan di ruas arteri dan jalan penghubung antar wilayah.
Dari mana saja arus mudik ini berasal? Jawa Barat masih memimpin sebagai penyumbang pemudik terbesar, dengan sekitar 30,97 juta orang. Disusul oleh DKI Jakarta dan Jawa Timur. Tujuannya pun tak jauh-jauh: Jawa Tengah menjadi magnet utama, dengan perkiraan 38,71 juta orang akan menuju ke sana, lalu ke Jawa Timur dan Jawa Barat.
Kalau dilihat lebih detail tingkat kabupaten, wilayah padat penduduk memang mendominasi. Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi adalah tiga besar daerah asal. Sementara tujuan mereka, lagi-lagi, banyak berkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah.
Fokus ke wilayah Jabodetabek, pola serupa terlihat. Kabupaten Bogor menjadi daerah asal terbesar dengan 5,35 juta orang, diikuti kabupaten Tangerang. Dan lagi-lagi, provinsi idaman untuk mudik adalah Jawa Tengah.
Semua data ini menjadi bahan pertimbangan penting. Pemerintah berusaha mengurai kemacetan dengan kebijakan WFA, sambil bersiap menghadapi lautan pemudik yang tetap mengandalkan kendaraan pribadi. Tantangan tahun 2026 tampaknya sudah di depan mata.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap, Sita Uang Rp 757 Juta
DPRD DKI Bentuk Pansus Khusus Evaluasi Sistem Sampah Usai Longsor Bantargebang
DPR Akan Sahkan RUU PPRT dan Hak Cipta sebagai Usul Inisiatif Besok
Anggota DPR Soroti Dampak Mahalnya Tiket Pesawat pada Kesehatan dan Pendidikan