Ia menambahkan, keselamatan warga negara adalah prioritas utama, meski dinamika konflik internasional kerap tak terduga.
Namun begitu, pekerjaan belum selesai. Pemerintah mengaku akan terus memantau situasi di kawasan konflik secara berkelanjutan. Rencana evakuasi tahap berikutnya pun sedang disiapkan untuk WNI yang masih tertinggal di zona berbahaya.
Pesan untuk WNI di Timur Tengah pun jelas: selalu jaga komunikasi dengan perwakilan RI setempat. Koordinasi yang baik dinilai kunci untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses kepulangan mereka nanti.
Jadi, meski tantangannya berat, upaya untuk membawa setiap warga negara pulang dengan selamat terus digenjot. Itu janji yang coba ditepati.
Artikel Terkait
Lebih dari 3.000 Huntara di Aceh Timur Sudah Dihuni, Pembangunan Sisanya Dikebut
Oknum Anggota DPRD Kota Serang Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual di Pandeglang
Enam Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss, Polisi Duga Aksi Sengaja
Pemerintah Siapkan Skenario Kontingensi BBM dan Elpiji Antisipasi Ketegangan Iran-AS