Kawasan Monas bakal ramai besok, Kamis (12/3/2026). Pasalnya, Polri menggelar apel besar-besaran untuk Operasi Ketupat tahun ini. Rencananya, apel gelar pasukan itu akan langsung dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kabar ini datang dari Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir. Ia menjelaskan detailnya dari Mabes Polri, Rabu lalu.
"Besok sekitar jam 16.00 WIB akan dilaksanakan apel gelar pasukan di lapangan Monas. Terjadwal dipimpin Bapak Kapolri sebagai pimpinan apel gelar pasukan,"
Menurut Isir, momen ini bukan sekadar seremoni belaka. Ini adalah pengecekan final. Mereka memastikan semua personel dan peralatan benar-benar siap sebelum diterjunkan ke lapangan. Tugas utama mereka jelas: mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2026 agar lancar dan aman.
Operasi Ketupat sendiri rencananya berjalan dua pekan penuh, dari 13 hingga 25 Maret nanti. Bayangkan saja, ada lebih dari 161 ribu personel gabungan yang akan dikerahkan. Angka yang tidak main-main.
Untuk mendukung operasi raksasa ini, ribuan posko sudah disiapkan di titik-titik strategis. Jumlahnya mencapai 2.746 posko, yang terbagi jadi Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Mereka akan berjaga di mana-mana.
Isir kemudian merinci objek yang menjadi fokus pengamanan. Jumlahnya luar biasa banyak, mencapai 185.544 titik.
"... terdiri dari rumah ibadah (masjid), kemudian lokasi salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik-titik migrasi orang, pelabuhan, terminal, stasiun, bandara. Demikian juga tadi saya sampaikan objek wisata,"
Sebelumnya, Kapolri Sigit sudah memperkenalkan tagline operasi tahun ini: 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Tagline itu bukan sekadar slogan. Dalam sebuah rakor lintas sektoral di STIK-PTIK Jakarta awal Maret, Sigit menekankan bahwa pendekatan yang diutamakan adalah pencegahan.
"Tagline kita kali ini adalah 'Mudik Aman dan Keluarga Bahagia'. Tentunya yang kita kedepankan adalah langkah preemptive dan preventive. Penegakan hukum kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,"
Tekanan untuk mematangkan persiapan memang tinggi. Alasannya sederhana tapi massive: pergerakan masyarakat diprediksi meledak hingga mencapai 143,9 juta orang. Sebuah tantangan keamanan dan pelayanan yang sangat berat bagi semua pihak yang terlibat.
Artikel Terkait
Sarana Jaya Gandeng Dishub Berantas Parkir Liar di Sekitar Depo MRT Lebak Bulus
Menantu Trump Ikut Misi Diplomasi ke Pakistan, AS Kirim Utusan Khusus untuk Jalin Komunikasi dengan Iran
Kementerian Sosial Tetapkan Desil 1-4 sebagai Penerima Bansos, Desil 5 ke Atas Tidak Lagi Prioritas
MPR: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Ruang Tanamkan Nilai Kebangsaan