"Ini pengingat penting," kata Temmy. Ia menilai, UMKM harus fokus memperkuat pasar dalam negeri agar bisa tahan banting menghadapi gejolak global yang sulit ditebak.
Pernyataan serupa sebelumnya juga datang dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menegaskan belum ada rencana menaikkan harga BBM subsidi meski harga minyak dunia bergejolak.
"Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM," tegas Purbaya kepada awak media di Jakarta, Senin (9/3).
Namun begitu, pemerintah masih perlu waktu sekitar satu bulan untuk mengevaluasi kemungkinan penyesuaian APBN. Soalnya, hitungannya nggak main-main.
Analisis sensitivitas APBN 2026 mengungkap fakta mencengangkan. Setiap kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 1 dolar AS per barel berpotensi membebani anggaran negara dengan defisit tambahan hingga Rp6,8 triliun. Angka yang fantastis, bukan? Dengan asumsi awal cuma 70 dolar per barel, tekanan ke anggaran negara jelas sangat besar.
Jadi, meski harga di pom bensin belum bergerak, gelombang kejut dari konflik ribuan kilometer jauhnya sudah terasa di sini. Para pelaku usaha kecil pun diminta bersiap.
Artikel Terkait
PUPR Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Status Gunung Tambora Dinaikkan ke Level Waspada, Warga Dilarang Mendekat
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Usai Terjaring OTT KPK
15 Warga Binaan Dipindahkan dari Rutan Palu ke Donggala Atasi Kepadatan