"Tugas saya sebagai Presiden Republik Indonesia adalah melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.
Kalimat berikutnya diucapkan perlahan, penuh penekanan. "Apa pun ras dan agamanya harus dilindungi, dijaga, dirawat, dan dibina."
Pesan itu jelas. Tanggung jawab seorang pemimpin, dalam pandangannya, bersifat menyeluruh. Tanpa pandang bulu. Tanpa memilah-milah. Amanah itu diberikan untuk membawa kesejahteraan bagi semua. Bukan untuk segelintir orang.
Malam itu, di antara rangkaian acara keagamaan, pesan politik dan spiritual menyatu. Prabowo seakan mengingatkan diri sendiri dan juga semua yang hadir. Bahwa kursi kepemimpinan itu dingin jika diisi tanpa kesadaran akan tanggung jawab yang begitu besar. Titipan Tuhan untuk rakyat.
Artikel Terkait
PUPR Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Status Gunung Tambora Dinaikkan ke Level Waspada, Warga Dilarang Mendekat
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Usai Terjaring OTT KPK
15 Warga Binaan Dipindahkan dari Rutan Palu ke Donggala Atasi Kepadatan