Mensos Gus Ipul Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Pendidikan di Pasuruan

- Selasa, 10 Maret 2026 | 21:05 WIB
Mensos Gus Ipul Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Pendidikan di Pasuruan

Suasana Taman Kawasan Mekkah di Pasuruan, Selasa (10/3) lalu, tampak berbeda. Keriangan anak-anak dan semangat warga memenuhi area itu, bertepatan dengan kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul. Ia hadir dalam acara Kolaborasi Program Prioritas Presiden, yang mengusung tema membangun SDM untuk kemandirian ekonomi. Tak cuma sambutan, acara itu juga dimeriahkan pembagian paket sembako untuk 1.500 penerima manfaat yang hadir di Masjid KHAS Pasuruan.

Di hadapan masyarakat, Gus Ipul mengajak semua untuk tak berhenti berdoa. Harapannya, kondisi ekonomi perlahan bisa membaik. Ia juga menyemangati para buruh tani dan pekerja lainnya agar tetap punya optimisme menatap masa depan keluarga.

“Mudah-mudahan nanti penghasilannya meningkat dan putra-putrinya jadi anak-anak yang baik,” ujar Gus Ipul.

Pernyataannya itu disampaikan melalui keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul menyentuh soal program Sekolah Rakyat. Menurutnya, sekolah ini sengaja didirikan oleh Presiden untuk keluarga-keluarga yang benar-benar membutuhkan.

“Jadi yang merasa mampu, sabar dulu,” candanya.

Ia tampak antusias menceritakan perkembangan anak-anak didiknya. “Alhamdulillah setelah 6 hingga 7 bulan berada di Sekolah Rakyat, anak-anak sudah kelihatan seger, cantik, ganteng,” tambahnya dengan senyum.

Namun begitu, pendidikan bukan satu-satunya fokus. Gus Ipul lantas mengajak warga untuk terlibat dalam program pemberdayaan ekonomi lewat koperasi desa. Ia mendorong masyarakat bergabung dengan Koperasi Desa Merah Putih, yang diharapkan bisa jadi motor penggerak kesejahteraan.

“Supaya panjenengan juga nanti ikut program pemberdayaan,” katanya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar