Di sisi lain, untuk melayani beragam kebutuhan itu, Sucor AM punya beberapa strategi. Mereka menyediakan produk syariah dengan pendekatan manajemen aktif, mulai dari yang konservatif sampai agresif.
Untuk produk yang bermain di sukuk atau efek syariah berpendapatan tetap, strateginya fokus pada pengelolaan durasi. Ini diterapkan di reksa dana pasar uang syariah, pendapatan tetap syariah, hingga campuran syariah.
Sementara untuk saham syariah, strateginya lebih aktif lagi. Mereka mengatur alokasi sektor dan melakukan analisis fundamental mendalam pada level emiten, berburu potensi pertumbuhan yang optimal.
Kinerja beberapa produknya pun cukup menggoda dalam setahun terakhir. Ambil contoh Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A, return-nya sekitar 6,98%. Lalu ada Sucorinvest Sharia Balanced Fund dengan return 8,32%.
Yang paling mencolok adalah reksa dana saham syariah. Sucorinvest Sharia Sustainability Equity Fund mencetak return 40,01%. Bahkan, Sucorinvest Sharia Equity Fund berhasil meraih kinerja tertinggi, yakni 47,22% dalam periode satu tahun.
Perlu diingat, informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual. Keputusan investasi adalah hak dan tanggung jawab penuh masing-masing investor. Kinerja masa lalu tidak menjadi jaminan untuk hasil di masa depan.
Artikel Terkait
Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Banyuasin Jaga Keamanan Bersama di Ramadan
Jessica Mila Ungkap Pesan Terakhir Vidi Aldiano yang Tak Pernah Dibalas
Setara Institute: Kekerasan Beragama Turun, Tapi Pola Baru dan Peran Warga Dominan
Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan Picu Macet Panjang di Tol JORR