Jasadnya baru ditemukan dalam kondisi tinggal tulang. Tapi kisah tragis di balik kematian DH (56) itu berawal jauh sebelumnya, tepatnya pada Desember 2024 silam, saat ia memutuskan menikah siri dengan seorang pria. Pernikahan yang seharusnya membahagiakan itu justru berubah menjadi mimpi buruk yang berakhir di sebuah rumah di kawasan Meruyung, Limo, Depok.
Menurut sejumlah saksi, rumah tangga mereka kerap diwarnai cekcok. Ketua RT setempat, SS, mengaku kerap mendengar riwayat keributan dari dalam rumah pasangan itu. Suara teriak-teriak dan pertengkaran sepertinya sudah jadi pemandangan biasa.
AKBP Resa Fiardi dari Polda Metro Jaya kemudian membeberkan kronologi puncaknya. Semuanya meledak pada pertengahan Oktober 2025. Saat itu, pertengkaran hebat terjadi. DH berteriak-teriak, mengusir sang suami siri keluar rumah.
Namun bukannya pergi, pria itu malah bereaksi brutal.
"Dia langsung menutup mulut korban pakai tangan kanan," kata Resa Fiardi, Selasa (10/3/2026).
DH tentu saja melawan. Dia berusaha mencakar, berjuang untuk melepaskan diri. Tapi usahanya tak berhasil.
Artikel Terkait
BPOM Usut Peredaran Tramadol Ilegal di Jakarta Timur Usai Aksi Warga Lempar Petasan
Menkop Dukung Proyek Fiber Optik 4.600 Km di Jalur KA, Didanai LPDB Rp 47 Miliar
KIP Perintahkan UGM Buka Dokumen Akademik Jokowi, Kecuali Ijazah Asli
Jasa Marga Beri Diskon Tol 30% untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026