Namun begitu, bisa saja sidang memutuskan lain. Jika jatuhnya pada 21 Maret, otomatis akan terjadi perbedaan dengan penetapan Muhammadiyah. Thobib berharap, apapun keputusannya, semangat kebersamaan dan saling menghormati yang harus diutamakan.
"Kita berharap baik berlebaran bersama-sama atau pada hari berbeda, umat Islam tetap saling menghormati dan menjaga harmoni. Pada momen Idulfitri, semua bisa saling berbagi kebahagiaan dan saling memaafkan," ungkapnya.
Ada satu hal lagi yang patut diperhatikan. Tanggal 19 Maret 2026 itu sendiri bertepatan dengan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu. Thobib pun mengingatkan pentingnya kepekaan ini.
"Apalagi saat berdekatan, yaitu tanggal 19 Maret, saudara-saudara kita umat Hindu akan merayakan Nyepi. Semuanya diharapkan bisa saling menghormati dan menjaga kerukunan meski berbeda yang selama ini telah kita buktikan," ucap dia.
Secara teknis, sidang isbat akan dipimpin oleh Ditjen Bimas Islam. Rencananya, seluruh proses pengambilan keputusan penting itu akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama.
Artikel Terkait
Korban Tewas Longsor Bantargebang Bertambah Jadi Enam Orang
BRIN Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Layani 14 Titik di Jabodetabek Hari Ini
Waspada Bahaya Microsleep saat Mudik, Dokter Ingatkan Risiko Kecelakaan