Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) mencatat, sebuah rumah di desa itu dihantam dua kali berturut-turut oleh tembakan tank Merkava. Hantaman pertama melukai pemilik rumah beserta istrinya.
Mendengar kabar itu, sejumlah warga dan paramedis Palang Merah bergegas menuju lokasi. Di antara mereka ada seorang pendeta, Pierre al-Rai.
Namun begitu, malapetaka datang untuk kedua kalinya. Saat mereka tengah berusaha menolong, tank menembak lagi. Tembakan itu melukai Rai dan tiga orang lainnya.
Pendeta itu tak bisa diselamatkan. Sejumlah sumber medis yang dihubungi AFP menyatakan, Rai meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.
Artikel Terkait
Pixar Dikabarkan Garap Film Ketiga Monsters, Inc.
Singapura Gelar Lomba Esai Pelajar untuk Gali Ide Pemanfaatan AI bagi Ekonomi
Menteri PU Dukung Penyelidikan Proyek Cipta Karya di Sumut dan DKI
DPR Desak Penanganan Terpadu Kasus Investasi Bodong Koperasi BLN yang Rugikan 44 Ribu Korban