Operasi pencarian di TPST Bantargebang, Bekasi, masih terus berjalan. Kabar baiknya, dua warga yang sebelumnya dikhawatirkan menjadi korban longsoran sampah ternyata ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka sudah bisa pulang ke rumah masing-masing.
Informasi itu disampaikan langsung oleh Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, Senin sore kemarin.
"Kami dapat kabar dari polisi sekitar pukul lima sore lebih, bahwa Ato dan Dofir selamat dan sudah kembali ke rumah," ujar Desiana.
Namun begitu, kabar duka masih menyelimuti lokasi kejadian. Tak lama setelah kabar keselamatan itu, tim gabungan justru menemukan korban lain dalam kondisi tak bernyawa. Korban tersebut teridentifikasi sebagai Hardianto.
"Dia ditemukan di pinggir kali, tertimbun sampah. Jenazah langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses lebih lanjut," jelasnya.
Dengan penemuan terakhir ini, korban jiwa dalam musibah longsor sampah itu bertambah menjadi enam orang. Suasana di lokasi pun masih tegang.
Pencarian belum berhenti. Menurut Desiana, masih ada satu orang lagi yang dilaporkan hilang dan belum ditemukan. Upaya mencari korban terakhir ini dilakukan dengan segala cara.
Alat berat seperti beko dikerahkan untuk membongkar tumpukan. Anjing pelacak K9 juga turun, mencoba menangkap bau atau tanda-tanda kehidupan. Bahkan, dari udara, drone thermal dipakai untuk menyisir area, mendeteksi panas tubuh dari ketinggian.
Hingga saat ini, tim gabungan masih bekerja. Mereka berharap bisa segera menemukan korban terakhir, mengakhiri ketegangan yang sudah berlangsung berhari-hari ini.
Artikel Terkait
Wanita Diduga Lompat ke Jurang di Bogor Tengah, Pencarian Dihentikan
Pendaftaran Seleksi Nasional Kampung Nelayan Merah Putih Ditutup, KKP Terima 118.676 Pelamar
Ketua Komisi B DPRD DKI Usul Tarif TransJakarta Naik Jadi Rp5.000
Pria Tak Dikenal Siram Cairan Merah ke Reza Pahlavi saat Acara di Berlin