Hasilnya? Cukup mencengangkan. Dari penggeledahan itu, aparat mengumpulkan sejumlah barang bukti yang tak main-main.
"Tim menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya 4 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 2 butir amunisi kaliber 9 mm, besi runcing, tas dan noken, dokumen pribadi milik tersangka, busur dan 31 anak panah, 4 parang, 3 kapak, 1 sangkur, 2 pisau dapur, 1 proyektil kaliber 5,56 mm, serta 45 selongsong amunisi kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm," papar Yusuf Sutejo dengan rinci.
Peran Philip Kobak dalam kelompok tersebut disebut-sebut cukup penting. Menurut penjelasan Sutejo, yang bersangkutan diduga menjabat sebagai Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo. Ia punya catatan terkait sejumlah aksi kekerasan di wilayah itu.
Penangkapan ini tentu menjadi pukulan bagi kelompoknya. Selain menetralisir seorang komandan, pengamanan puluhan amunisi dan senjata tajam termasuk anak panah dianggap bisa meredam potensi aksi kekerasan selanjutnya di Yahukimo.
Artikel Terkait
Dua Kementerian Jalin Kerja Sama Kelola Hutan dan Budaya Secara Beriringan
Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Pangkalan AS dan Israel di Kawasan Teluk
Pemkot Jakpus Bongkar 31 Bangunan Liar di Belakang Plaza Indonesia Tanpa Relokasi
Kemensos dan Kementerian PPA Kolaborasi Percepat Pemulihan Korban Bencana Sumatera