Dari pantauan, wilayah Jakarta Barat dan Selatan jadi yang paling parah terdampak. Masing-masing mencatat 22 RT yang kebanjiran. Sementara Jakarta Timur terdampak lebih ringan, dengan 4 RT terendam.
Di Jakarta Barat, kawasan Sukabumi Selatan dan Kembangan termasuk yang cukup parah. Genangan di Sukabumi Selatan dilaporkan mencapai satu meter. Sementara di Kembangan, selain hujan deras, luapan dari Kali Bendungan Kali Pelopor turut memperparah keadaan.
Jakarta Selatan punya cerita serupa. Cipete Utara dan Pela Mampang adalah titik terdalam, dengan air setinggi 170 cm. Penyebabnya kombinasi hujan lebat dan luapan kali. Di Petogogan, meski genangan hanya 20 cm, tapi wilayahnya cukup luas, mencakup 12 RT.
Selain permukiman, lalu lintas juga pasti terganggu. Setidaknya 16 ruas jalan ikut terendam. Daftarnya panjang, mulai dari Jalan Daan Mogot di Barat, hingga Jalan Kapten Pierre Tendean di Selatan. Ketinggian airnya bervariasi, dari yang hanya sepuluh sentimeter sampai yang seratus dua puluh sentimeter.
Semua ini, sekali lagi, dipicu curah hujan yang sangat tinggi sejak malam hari. Musim penghujan memang belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti menguji ibukota.
Artikel Terkait
Ribuan Ojol dan Buruh Kamtibmas Deklarasi Dukung Polri di Palembang
Warga Ampenan Menanti Kepastian Pembangunan Pemecah Gelombang
Hujan Semalaman Rendam 105 RT dan 19 Ruas Jalan di Jakarta
Tornado Tewaskan Empat Jiwa dan Rusak Parah Michigan Selatan