Memasuki babak kedua, situasi malah berbalik. Athletic Club yang tampil lebih agresif. Beberapa peluang mereka memaksa kiper Joan Garcia tampil gemilang. Melihat timnya kesulitan, pelatih Hansi Flick tak tinggal diam. Dia memasukkan Raphinha, Robert Lewandowski, dan Fermin Lopez untuk menyuntikkan energi baru di lini serang.
Dan strategi itu akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit ke-68, Pedri yang juga masuk sebagai pemain pengganti, memberikan umpan kepada Yamal. Dari sisi kanan kotak penalti, remaja ajaib itu melepaskan tembakan melengkung yang indah. Bola mengarah ke sudut jauh gawang, meninggalkan kiper Unai Simon yang hanya bisa memandang. San Mames mendadak hening. 1-0 untuk Barcelona.
Itu adalah gol ke-14 Yamal di La Liga musim ini. Angka yang fantastis untuk seorang pemain yang usianya masih sangat belia.
Ditambah satu gol, Athletic berusaha mengejar dengan segala daya. Tekanan mereka di menit-menit akhir lumayan berat. Tapi, pertahanan Barcelona kali ini bisa bertahan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tak tergoyahkan. Tiga poin pun dibawa pulang ke Catalunya, memperlebar jarak di puncak klasemen.
Artikel Terkait
Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng Timur Ludes Terbakar
Ribuan Ojol dan Buruh Kamtibmas Deklarasi Dukung Polri di Palembang
Warga Ampenan Menanti Kepastian Pembangunan Pemecah Gelombang
Hujan Semalaman Rendam 105 RT dan 19 Ruas Jalan di Jakarta