Dari lokasi penggerebekan, ketiga truk beserta muatannya itu langsung disita. Beberapa terduga pelaku juga turut diamankan untuk dimintai keterangan. Motifnya jelas: mencari untung besar di waktu yang tepat.
“Kita antisipasi yang ingin ambil kesempatan menjelang hari Raya IdulFitri," tegas dia.
Memang, momen seperti ini kerap dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab. Mereka mengira keramaian dan tingginya permintaan bisa menutupi aksi curang mereka. Ternyata sial.
Kini, para tersangka dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih mendalam. Polisi tidak berhenti di sini. Mereka menduga ada jaringan yang lebih luas di balik peredaran sembilan ton daging kadaluarsa itu.
"Kami mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain yang terlibat," pungkas Arsya.
Langkah ini setidaknya bisa memberi efek jera sekaligus menenangkan publik yang sedang bersiap menyambut hari raya.
Artikel Terkait
Ribuan Ojol dan Buruh Kamtibmas Deklarasi Dukung Polri di Palembang
Warga Ampenan Menanti Kepastian Pembangunan Pemecah Gelombang
Hujan Semalaman Rendam 105 RT dan 19 Ruas Jalan di Jakarta
Tornado Tewaskan Empat Jiwa dan Rusak Parah Michigan Selatan