Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuding pasukan Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap sebuah pabrik desalinasi di Pulau Qeshm. Padahal, fasilitas itu fungsinya vital: mengubah air laut menjadi air minum yang layak konsumsi.
Menurut Araghchi, aksi AS ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Dia menyebutnya sebagai sebuah "kejahatan yang terang-terangan dan putus asa." Imbasnya langsung terasa di lapangan. Pasokan air bersih untuk puluhan desa di sekitar wilayah itu pun langsung amburadul.
"Pasokan air di 30 desa telah terganggu," ujarnya tegas.
Artikel Terkait
Arab Saudi Peringatkan Iran untuk Tidak Gegabah Serang AS dan Israel
Tissa Biani Kenang Vidi Aldiano sebagai Sosok Ceria dan Baik Hati
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Jakarta: Imsak Pukul 04.33 WIB
Gempa M5.7 Guncang Lebong Bengkulu, Dirasakan hingga Skala IV MMI