Kapolri Ajak Masyarakat Sumsel Bersatu Dukung Upaya Diplomasi Perdamaian dan Swasembada

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:30 WIB
Kapolri Ajak Masyarakat Sumsel Bersatu Dukung Upaya Diplomasi Perdamaian dan Swasembada

"Kalau harga ini kemudian terus tidak terkendali, implikasi dan dampaknya juga akan terjadi di dalam negeri," ujarnya dengan nada serius.

Oleh karena itu, mitigasi menjadi kata kunci. Kekompakan antara TNI, Polri, ulama, dan seluruh rakyat harus dijaga. Barisan harus tetap satu. Ia optimis, sih. Optimisme itu ia ambil dari pengalaman pahit yang sudah berhasil dilewati: pandemi Covid-19. Dulu, sinergi yang kuat terbukti menjaga ekonomi nasional tetap tumbuh positif.

"Kita bisa kembali, ekonomi kita bisa tumbuh saat itu. Bahkan kita berada di negara nomor satu atau nomor dua di negara-negara G20," tegasnya.

"Dan itu semua bisa terjadi karena kita semua bersatu."

Menutup arahannya, ajakannya menjadi lebih konkret. Sigit mendorong dukungan penuh terhadap program swasembada pangan dan energi. Itu adalah benteng pertahanan. Kemandirian, baginya, adalah kunci agar Indonesia tidak mudah goyah hanya karena tekanan dari luar.

"Mari kita berdoa bersama, kita berikhtiar bersama agar semua tantangan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui. Kita dorong program swasembada pangan dan energi agar kita bisa berdiri di atas kaki sendiri," pungkasnya.

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi. Tampak hadir Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, Dankorbrimob Komjen Ramdani Hidayat, dan Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir. Dari pihak pemda, Gubernur Sumsel Herman Deru hadir mendampingi, bersama Kapolda setempat Irjen Sandi Nugroho dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar