Di tengah agenda penanaman jagung serentak di Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (7/3) lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan sesuatu yang lebih dari sekadar seremoni. Ia meresmikan 57 unit Jembatan Merah Putih Presisi. Sebuah gebrakan nyata dari Polda Sumatera Selatan di bawah komando Irjen Sandi Nugroho, yang dibangun bersama masyarakat.
Menurut Sigit, ini adalah wujud konkret dari instruksi Presiden untuk benar-benar menyentuh kebutuhan warga kecil. “Terima kasih Pak Kapolda yang telah melaksanakan pembangunan 57 jembatan,” ujarnya di lokasi.
“Tentunya ini sesuai dengan apa yang menjadi perintah Bapak Presiden (Prabowo Subianto), bagaimana jembatan-jembatan ini kemudian bisa dimanfaatkan untuk anak-anak kita yang akan berangkat sekolah.”
Nah, salah satu yang diresmikan adalah Jembatan Banyuasin di Desa Lalang Sembawa. Jembatan ini punya peran vital. Bayangkan, ia memangkas jarak tempuh yang selama ini harus dilalui pelajar untuk sampai ke sekolah. Cukup signifikan.
Di sisi lain, manfaatnya bukan cuma untuk anak sekolah. Sigit menambahkan, kehadiran infrastruktur ini juga untuk kepentingan warga sehari-hari. Mereka tak perlu lagi memutar jauh. “Sehingga kemudian juga ini bisa meringankan dan bisa membantu menghidupkan perekonomian di daerah ataupun di desa-desa,” jelas mantan Kabareskrim itu.
Artikel Terkait
Iran Tantang AS di Selat Hormuz, Klaim Serangan Kapal Tanker
Gubernur Pramono Tegaskan KJP dan KJMU Tak Akan Dikurangi di Buka Puasa Golkar DKI
Trump Ancam Serang Iran Lebih Keras dan Perluas Target Penghancuran
Polri Tanam Jagung Serentak di Seluruh Indonesia untuk Dukung Ketahanan Pangan