PADANG - Warga di kawasan Permindo, Padang Barat, mungkin tak menyangka akan melihat seorang "ustaz" terlibat kejar-kejaran di jalanan Sabtu (7/3/2026) lalu. Ternyata, itu bukan pengajian yang berantakan. Itu adalah aksi penyergapan polisi yang dirancang dengan cukup cerdik. Agar bisa mendekati targetnya tanpa kecurigaan, seorang anggota polisi menyamar lengkap dengan baju koko dan peci.
Yang memerankan peran itu adalah Aiptu David Riko Dermawan, Kepala Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang. Targetnya adalah WL, seorang residivis pencurian berusia 45 tahun yang sudah cukup meresahkan. Dengan penyamaran itu, David bisa mendekat. WL pun sempat mengira diajak ke pengajian. Tapi tentu saja, dugaan itu salah besar.
Saat menyadari orang di depannya adalah polisi, WL panik. Dia langsung berusaha kabur sambil melakukan perlawanan. Gerak-geriknya sudah diawasi ketat oleh tim yang bersiap.
Di tengah kepanikannya, pelaku sempat melemparkan sebuah kantong plastik hitam ke dalam gerobak warga. Dia kira bisa mengelabui petugas. Sayangnya, itu sudah terlambat. Semua perbuatannya terekam jelas.
“Kami melakukan penyamaran agar pelaku tidak curiga saat didekati,” jelas Aiptu David Riko Dermawan.
“Pelaku ini merupakan target kasus pencurian, namun saat ditangkap kedapatan membawa sabu yang sempat dibuangnya untuk mengelabui petugas,” tambahnya.
Artikel Terkait
Kapolri Pimpin Gerakan Tanam Jagung Serentak, Dukung Swasembada Hadapi Krisis Global
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan Polri untuk Dukung Ketahanan Pangan
Bamsoet: Fenomena No Viral No Justice Alarm Rusaknya Sistem Hukum
Transjakarta Gelar Festival Rekrutmen, Buka Lowongan untuk Dongkrak Layanan Transportasi