Mudik Lebaran dengan Mobil Pribadi: Rincian Biaya yang Perlu Diperhitungkan

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:00 WIB
Mudik Lebaran dengan Mobil Pribadi: Rincian Biaya yang Perlu Diperhitungkan

Mesin: oli, air radiator, filter, dan aki.
Kelistrikan: semua lampu, klakson, sistem starter.
Rem: kondisi kampas dan minyak rem.
Kopling (untuk mobil manual): kampas dan cairannya.
Ban: tekanan angin dan alur ban jangan sampai botak.

Biaya servis ini investasi buat keamanan. Lebih baik keluar uang di awal daripada mogok atau ada masalah di tengah jalan.

Lalu, ada Biaya Tol. Kalau rute mudikmu lewat jalan tol, ya ini harus masuk kalkulasi. Tarifnya beda-beda tiap ruas. Sekarang sih gampang, tinggal buka aplikasi peta digital atau aplikasi resmi jalan tol buat cek estimasinya.

Satu tips sederhana: pastikan saldo kartu tol elektronikmu cukup. Jangan sampe kejadian antre di gerbang tol cuma karena saldo habis. Bikin suasana jadi nggak karuan.

Keempat, Konsumsi dan Akomodasi. Perjalanan panjang bikin perut lapar dan badan lelah. Biaya makan dan minum di jalan itu sering dianggap sepele, tapi kalau dijumlahkan, bisa membengkak juga. Apalagi kalau perjalanan sampai harus menginap, perlu anggaran tambahan buat cari tempat istirahat.

Cara mengakalinya? Bisa bawa bekal dari rumah atau cari rest area yang harganya bersahabat. Sedikit perencanaan bisa bikin pengeluaran di pos ini lebih terkendali.

Terakhir, jangan lupakan Biaya Tambahan. Ini yang sering nggak kehitung tapi bikin boros. Uang parkir di rest area, beli camilan atau minuman dingin, sampai uang siap buat kebutuhan mendadak seperti obat-obatan. Meski nominalnya per item kecil, kalau dikumpulin jadi satu, jumlahnya lumayan.

Intinya, mudik pakai mobil pribadi memang menawarkan kenyamanan dan kebebasan. Tapi, daya tarik itu bisa pudar kalau kita gagal mengelola keuangan perjalanan. Dengan merinci dan mempersiapkan semuanya dari sekarang, perjalanan pulang kampung pun bisa berjalan lancar, aman, dan nggak bikin stres karena keuangan tekor di tengah jalan.

(ANN)

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar