Pangkalan Al-Dhafra, dekat Abu Dhabi, kini menjadi rumah sementara bagi pesawat-pesawat tempur canggih itu. Di UEA, Prancis memang menempatkan ratusan personel dari berbagai angkatan.
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, memberi penjelasan terkait hal ini dalam sebuah wawancara televisi. "Rafale dan pilotnya dimobilisasi untuk memastikan keamanan fasilitas kami," katanya.
"Mereka telah melakukan operasi untuk mengamankan wilayah udara di atas pangkalan kami," imbuh Barrot, menanggapi pertanyaan tentang upaya Prancis melumpuhkan drone Iran di akhir Februari lalu.
Langkah-langkah militer Prancis ini terjadi di tengah situasi yang memang sudah panas. Pada hari yang sama dengan pernyataan Barrot, Sabtu 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel disebut-sebut melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan itu dikabarkan menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Sebuah peristiwa yang jelas memperkeruh keadaan.
Artikel Terkait
IRGC Tantang AS di Selat Hormuz, Kapal Tanker Kena Serangan Drone
Polisi Beri Teguran Lisan kepada Pengemudi Mobil yang Iseng Zig-zag di Tol Becakayu
Pemkab Bogor Gelar Salat Idul Fitri Perdana di Stadion Pakansari
Manajemen Bantah Isu Pemecatan Kapten Jakarta Pertamina Enduro, Sebut Hoaks Deepfake