Namun begitu, pesta bunyi bedug ini belum berakhir. Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, mengungkapkan bahwa semua finalis hari ini akan kembali tampil dalam momen yang lebih besar.
“Semua peserta yang hadir pada hari ini akan tampil ketika malam takbiran di Bundaran HI untuk memeriahkan malam takbiran,” jelas Miftahulloh.
Di sisi lain, Pemprov DKI juga menyiapkan apresiasi yang tak main-main untuk para pemenang. Juara pertama berhak membawa pulang dana pembinaan sebesar Rp 25 juta. Posisi kedua dan ketiga mendapatkan Rp 20 juta dan Rp 15 juta. Bahkan, ada juga penghargaan harapan dengan nilai hingga Rp 12,5 juta. Hadiah ini tentu menjadi penyemangat sekaligus bentuk dukungan terhadap pelaku seni.
Pada intinya, festival ini bukan sekadar lomba. Lebih dari itu, ia adalah ruang kreativitas bagi generasi muda untuk mengolah seni tradisional di bulan yang penuh berkah. Melestarikan tradisi tabuh bedug, tapi dengan semangat kekinian yang segar.
Artikel Terkait
Megalit Berusia 1.000 Tahun di TNLL Poso Diduga Dirusak Penambang Ilegal
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas untuk Festival Nyepi di Kawasan HI-Monas
Filipina Terapkan Kerja Empat Hari di Kantor Pemerintah untuk Hemat Energi
Mudik Lebaran dengan Mobil Pribadi: Rincian Biaya yang Perlu Diperhitungkan