“Dari diskusi tadi, intinya Bapak Presiden menjelaskan dua hal. Pertama, masalah geopolitik dan geoekonomi secara global. Terutama yang menyangkut tentang krisis di Timur Tengah, baik di Gaza maupun Palestina maupun kondisi kekinian yang ada menyangkut bagaimana pascaserangan daripada Israel dan Amerika terhadap Iran, dan kemungkinan dampak-dampaknya terhadap Indonesia,” ujar Nusron.
Tak cuma soal luar negeri, pembicaraan juga merambah ke isu domestik. Kondisi ekonomi dan sosial terkini menjadi topik kedua yang mendapat perhatian serius.
“Kemudian, yang kedua menjelaskan kondisi kekinian tentang ekonomi dan sosial keadaan yang ada di Indonesia,” imbuhnya.
Dari pertemuan itu, muncul sebuah kesepahaman. Para ulama dan pimpinan ormas sepakat untuk menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan pemerintah. Mereka berusaha memahami setiap sikap yang diambil Presiden dalam menghadapi dinamika yang kompleks.
“Dari pertemuan tadi, para ulama, para pimpinan ormas Islam bersepakat untuk menjalin komunikasi yang intensif, serta memahami sikap-sikap yang diambil oleh pemerintah Indonesia, oleh Bapak Presiden. Dan kemudian mengambil satu kesimpulan, berharap kepada pimpinan ormas, tokoh-tokoh Islam ini bersama dengan Bapak Presiden dalam satu barisan,” papar Nusron.
Acara malam itu dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Tampak antara lain Ketua MPR Ahmad Muzani, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko PMK Muhaimin Iskandar, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Deretan tokoh agama yang hadir pun tak kalah mengesankan. Dari MUI hadir Anwar Iskandar, dari NU ada Miftachul Akhyar dan Gus Yahya Cholil Staquf. Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga hadir, bersama sejumlah pengasuh pesantren ternama seperti Kikin Abdul Hakim (Tebuireng), Hasan Abdullah Sahal (Gontor), dan Kafabihi Ali Mahrus (Lirboyo). Pertemuan itu, singkatnya, seperti gambaran miniatur persatuan umat Islam Indonesia di istana negara.
Artikel Terkait
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Hanya Berlakukan Protokol Khusus
Rem Blong Truk Kontainer Picu Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Cipularang, 2 Tewas
Rem Blong Truk Kontainer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas
Jadwal Imsak Dumai 6 Maret 2026 Pukul 04.59 WIB