"Karena itu jam-jam rawan. Di saat itulah tindakan balap liar biasanya terjadi. Jadi, setelah pendaftaran tutup, sekitar pukul 01.00 dini hari, kita langsung mulai seremonial dan start lomba," jelasnya.
Kategori lomba awalnya cuma untuk anak-anak. Tapi polisi kemudian menambah kategori usia 19 hingga 25 tahun. Keputusan ini nggak muncul tiba-tiba.
"Tadinya cuma untuk usia anak-anak saja. Cuma ternyata, loh kok ini ada mahasiswa juga nih," sambungnya.
Alasannya sederhana. Baru-baru ini, pihaknya mengamankan seorang mahasiswa yang terlibat balap liar.
"Karena kemarin malam Minggu kami mengamankan salah satu mahasiswa, ya akhirnya kami tambahkan kategorinya. Jadi untuk usia 19 sampai 25 tahun juga," kata Seala menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
DPR Dorong Insentif Pemerintah untuk Dongkrak Daya Saing Industri Makanan dan Minuman Lokal
Mantan Pejabat Kemendikbud Klaim Tak Tahu Aturan Proyek Laptop di Sidang Korupsi
BPI Danantara Lakukan Governance Reset untuk Perkuat Fundamental BUMN
Jadwal Imsak Jakarta 6 Maret 2026 Pukul 04.33 WIB