Polres Belitung Ungkap Jaringan Sabu yang Dikendalikan dari Dalam Lapas

- Jumat, 06 Maret 2026 | 00:15 WIB
Polres Belitung Ungkap Jaringan Sabu yang Dikendalikan dari Dalam Lapas

MQ rupanya punya peran kunci. Beberapa hari kemudian, tepatnya 3 Maret, dia kembali dicokok. Saat itu, dia sedang menerima paket kiriman. Isinya? Sabu lagi, dengan berat 21,89 gram.

Menurut Martuani, jaringan ini terorganisir rapi. Otaknya diduga berada di dalam Lapas Narkotika Pangkalpinang. Para tersangka, terutama MQ dan RP, bertindak sebagai kurir. Tugas mereka mengambil paket dari pelabuhan lalu menempatkannya di titik-titik tertentu berdasarkan instruksi. Sistemnya ‘lempar’, alias serah terima tanpa tatap muka langsung.

“Para kurir ini menerima arahan langsung dari pengendali yang berada di dalam lapas, termasuk menentukan titik peletakan barang,”

jelas Martuani.

Ironisnya, MQ ternyata residivis narkoba. Dia kembali terjerat kasus serupa.

Saat ini keenam tersangka ditahan di Mapolres Belitung. Proses hukum sedang berjalan. Polisi masih mengembangkan kasus ini, berburu pelaku lain dan tentu saja, mencoba membongkar bagaimana persisnya seorang narapidana bisa mengendalikan bisnis haram dari dalam penjara.

Ditulis oleh Meriyanti | Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar