Lalu bagaimana dengan kondisi tanah air secara keseluruhan? Buya Yahya menilai situasi di dalam negeri masih relatif kondusif. Meski dinamika geopolitik global kerap memanas, ia merasa Indonesia masih dalam keadaan nyaman.
“Indonesia nyaman. Kita bisa menjalankan tugas-tugas, kewajiban secara pribadi, keluarga, kemasyarakatan,” ujarnya.
“Kalau ada hal-hal lain yang urusan dengan luar negeri, tentu, ada yang lebih tahu dalam hal ini.”
Acara buka puasa bersama yang digelar di Istana Merdeka itu sendiri memang cukup besar. Undangan disebar kepada ratusan ulama, habaib, hingga pimpinan ormas Islam. Menurut Anwar Iskandar, Ketum MUI yang juga hadir, ada sekitar 170 tamu undangan.
“(Agenda) Buka puasa bersama. Dengan Pak Nusron, ya nanti semua ketua umum ormas Islam, sama mubalig, dan pengasuh pondok pesantren,” jelas Anwar saat tiba di Istana.
“Yang pondok pesantren besar dan mempunyai jaringan yang luas.”
Jadi, silaturahmi dan doa menjadi inti dari pertemuan itu. Sebuah momen yang sederhana, tapi sarat makna di tengah hiruk-pikuk politik.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Sholat 16 Ramadhan 1447 H untuk Wilayah WIB
Persik Kediri Bangkit dari Ketertinggalan, Kalahkan PSBS Biak 2-1
Prabowo Bahas Geopolitik dan Ekonomi dengan 158 Tokoh Islam di Buka Puasa Istana
Prabowo Bahas Geopolitik Global dalam Buka Puasa Bersama Ulama di Istana