Dengan basis penerimaan yang makin kuat, ruang gerak pemerintah atau ruang fiskal pun otomatis menjadi lebih luas. Ruang ini sangat vital untuk menjaga stabilitas dan tentu saja, mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.
Lalu, bagaimana cara mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional yang ditetapkan, yaitu 5,4 persen tahun ini? Fithra punya pandangan.
Ia menekankan bahwa kuncinya ada pada sinergi. Reformasi perpajakan, investasi melalui Danantara, serta program hilirisasi komoditas; semua harus bergerak bersama. Tidak bisa sendiri-sendiri.
“Untuk mencapai target itu, seluruh sumber pendorong pertumbuhan perlu diaktifkan secara bersamaan,” pungkas Fithra.
Ia menambahkan, tidak ada satu kebijakan ajaib yang bisa bekerja sendirian. Koordinasi antar berbagai instrumen kebijakan adalah harga mati.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Polres Belitung Ungkap Jaringan Sabu yang Dikendalikan dari Dalam Lapas
Polri Musnahkan Sabu dan Etomidate Hasil Sitaan di Mabes
Situbondo Dirikan Posko Pengaduan untuk Lindungi PMI di Zona Konflik Timur Tengah
Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Tewaskan Dua Orang, Diduga Gagal Rem Truk Kontainer