Menteri Tito Desak Optimalkan Huntara dan Data Terpadu untuk Penanganan Pengungsi Sumatera

- Kamis, 05 Maret 2026 | 20:40 WIB
Menteri Tito Desak Optimalkan Huntara dan Data Terpadu untuk Penanganan Pengungsi Sumatera

Rapat koordinasi tingkat menteri digelar Kamis lalu (5/3) untuk membahas penanganan pengungsi di Sumatera. Dalam pertemuan hybrid dari Kantor Kemendagri Jakarta, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang juga menjabat Ketua Satgas PRR, mendesak agar hunian sementara atau huntara yang ada dimanfaatkan secara optimal.

“Yang di tenda ini bisa dimasukkan ke tempat titik lain yang huntaranya kelebihan. Saya lihat triknya seperti itu,” ujar Tito.

Pernyataannya itu menegaskan fokus utama pemerintah: memindahkan dulu pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda darurat. Sementara untuk mereka yang sudah menempati gedung pemerintah atau meunasah, penanganannya bisa menyusul. “Kalau yang di tenda memang harapan dari masyarakat, dari kepala daerah, yang di tenda ini yang jadi prioritas,” lanjutnya.

Namun begitu, situasinya tidak seragam di semua daerah. Tito menyoroti Aceh Tamiang sebagai contoh. Di sana, jumlah pengungsi ternyata masih jauh lebih besar daripada ketersediaan huntara. “Tamiang ini cukup banyak jumlahnya. Dan kemudian huntaranya kurang memang,” tambahnya.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar