Gubernur Jabar Liburkan Pekerja Transportasi Tradisional Demi Antisipasi Kemacetan Mudik

- Kamis, 05 Maret 2026 | 19:30 WIB
Gubernur Jabar Liburkan Pekerja Transportasi Tradisional Demi Antisipasi Kemacetan Mudik

Ia menjelaskan, seluruh jalur mudik yang biasanya ramai dengan angkot, becak, andong, dan sejenisnya akan dikosongkan sementara. "Mereka harus cari nafkah, tapi sepekan sebelum Lebaran dan sesudah lebaran kami memutuskan daerah itu nanti mereka diliburkan," tambahnya.

Alasannya jelas: menghindari kemacetan. Dengan memberi uang saku selama masa libur itu, Dedi berharap tak ada lagi penyumbatan di wilayah Jawa Barat. Jalanan diharapkan lebih lega.

Di sisi lain, kebijakan ini juga ditujukan untuk kenyamanan pemudik. Masyarakat yang melintas lewat Jabar diharapkan bisa merasa tentram dan nyaman, tanpa gangguan berarti di perjalanan. Gubernur juga memastikan kondisi jalan yang akan dilintasi dalam keadaan mulus.

Jadi, skemanya sederhana: liburkan sementara, beri santunan, agar arus mudik lancar dan semua pihak senang. Langkah ini rencananya segera diterapkan menyongsong gelombang pulang kampung terbesar tahun ini.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar