Polisi kini sedang menyelidiki siapa orang tua si bayi. Mereka memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi. Sementara itu, untuk keselamatannya, bayi tersebut telah dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu untuk diperiksa dan dirawat.
"Betul, (orang tua si bayi) masih dalam penyelidikan," kata Anggiat menegaskan.
Surat yang menyertai bayi itu mengungkap cerita pilu. Ditulis dengan tangan di atas kertas putih, seorang anak bernama Zidan yang mengaku berusia 12 tahun menyebut diri sebagai kakak si bayi. Isi suratnya singkat namun menghujam.
Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya. Karena ibu saya meninggal saat melahirkan. Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih
Zidan 12 tahun
Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya Ameera Ramadhani
Surat itu seperti meninggalkan ruang sunyi yang luas untuk ditafsirkan. Siapa Zidan sebenarnya? Di mana dia sekarang? Dan seperti apa masa lalu yang ingin dia hindarkan dari adiknya, Ameera Ramadhani? Pertanyaan-pertanyaan itu kini menggantung, menunggu jawaban dari penyelidikan polisi yang masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
TransJakarta Siap Tambah Frekuensi Bus ke Ragunan Saat Lebaran 2026
Presiden Macron Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Mediterania Timur
Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Sistem Pertahanan Aktif di Tengah Eskalasi Konflik
Presiden Prabowo Minta Seluruh Menteri Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah