FPTI Umumkan Susunan Tim Pelatih dan Pendukung untuk Persiapan Asian Games 2026

- Rabu, 04 Maret 2026 | 23:45 WIB
FPTI Umumkan Susunan Tim Pelatih dan Pendukung untuk Persiapan Asian Games 2026

Di sebuah ruang di Kota Bekasi, Rabu lalu, suasana tampak serius namun penuh harapan. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) akhirnya membeberkan nama-nama yang akan membawa para pemanah dinding nasional bertarung di kancah dunia. Targetnya jelas: mempersiapkan atlet terbaik untuk berbagai kejuaraan internasional, puncaknya adalah Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Ketua Umum PP FPTI, Yenny Wahid, yang hadir dalam konferensi pers itu, menjelaskan struktur tim kepelatihan baru. Menurutnya, susunan ini dibagi berdasarkan disiplin ilmu. Ada pelatih khusus untuk nomor speed, dan pelatih terpisah yang menangani lead serta boulder.

"Tak cuma pelatih, di dalamnya juga ada tim pengarah. Lalu, ada pula tim yang fokus pada monitoring, evaluasi, dan analisis performa," ujar Yenny.

Dia menegaskan, pembentukan susunan ini bukan sekadar mengganti nama. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari transformasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas organisasi secara keseluruhan. Semangatnya adalah membawa perubahan nyata.

Dan kerja keras itu sudah dimulai sejak Maret ini. Tujuannya satu: memoles para atlet agar tampil lebih gemilang di masa depan.

Nah, siapa saja sosok di balik persiapan tersebut? Ini susunan lengkapnya:

Pengarah
1. Muhammad Rizali Umarella
2. Danu Iswara
3. Dadang Sukandar
4. Yudhi Muis Syarif

Monitoring, Evaluasi, Dan Performa Analisis
1. Caly Setiawan
2. Bayu Tresna
3. Aries Susanti Rahayu
4. Robertus Robet

Manajer
Wahyu Pristiawan Buntoro

Asisten Manajer
1. Sri Handayani
2. Ahmad Saeroji

Pelatih Speed
Galar Pandu Asmoro

Asisten Pelatih Speed
1. Gunawan Santoso
2. Fitriyani

Pelatih Lead dan Boulder
Rindi Sufriyanto

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar