Merespons hal ini, juru bicara NATO Allison Hart menyatakan solidaritas aliansi.
Hubungan geopolitik di balik insiden ini cukup kompleks. Turki, anggota NATO yang mayoritas Sunni, berbagi perbatasan darat sepanjang 500 kilometer dengan Iran. Di sisi lain, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dikenal punya hubungan yang cukup baik dengan Donald Trump, meski sering bersuara keras mengkritik Israel.
Erdogan sendiri pernah bersikeras bahwa serangan AS-Israel yang memicu perang dan pembalasan dari Teheran adalah tindakan yang "ilegal". Insiden rudal ini, meski berakhir tanpa korban, menambah catatan tegang di kawasan yang sudah panas.
Artikel Terkait
BMKG Wamena Imbau Warga Papua Pegunungan Waspada Cuaca Ekstrem hingga 2026
Presiden Iran Sampaikan Pesan Damai ke Negara Tetangga, Tegaskan Balasan Hanya Terpaksa
Polres Ponorogo Pantau Stok dan Harga Pasar Sambut Ramadan
Pemprov Sultra dan Mitra Gelar Ramadhan Sultra Fest untuk Dongkrak UMKM Lokal