Namun begitu, aksi terakhirnya berakhir dengan korban luka. Saat itu, seorang ibu yang berboncengan dengan anaknya menjadi sasaran. Keduanya terjatuh dan mengalami luka-luka akibat tarikan paksa si pelaku.
Yang menarik, polisi mengungkap pola lintas daerah dalam aksi MED. Setiap kali selesai menjambret, ia langsung pulang ke Musi Banyuasin untuk menjual barang curiannya. Uang hasil penjualan itu lalu dihabiskan di kampung halaman. Begitu uangnya ludes, ia kembali lagi ke Batam untuk mencari korban baru.
Saat ini penyelidikan masih berlanjut. Polisi mendalami kemungkinan ada korban lain yang belum melapor dan menelusuri rantai penjualan emas hasil jambretan. Masyarakat, terutama para ibu, diimbau untuk lebih berhati-hati. Mengenakan perhiasan mencolok di tempat umum memang perlu kewaspadaan ekstra.
Ditulis oleh Ridzky Kurniawan
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Lansia di Cianjur Tewas Dipukuli Tetangga Gara-gara Dua Labu Siam
FPTI Umumkan Susunan Tim Pelatih dan Pendukung untuk Persiapan Asian Games 2026
Rudal Iran Dinilai Menuju Siprus, Dinetralisir Sistem Pertahanan NATO